Berita

Mahasiswa KKN dan Penyuluh Pertanian Turun Tangan Dukung Program Tanam di Lahan Tidur

55 / 100 Skor SEO

Upaya mengubah lahan tidur menjadi lahan produktif di Desa Sukajadi, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan penyuluh pertanian.

Kehadiran mereka menjadi bagian penting dalam keberhasilan program yang digagas Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati 1 bersama warga setempat.

Kegiatan ini berawal dari inisiatif KWT Melati 1 yang dipimpin Eli Emalia untuk memanfaatkan lahan seluas 80 bata yang selama bertahun-tahun terbengkalai.

Lahan tersebut sebelumnya dipenuhi semak belukar, namun dalam waktu sekitar tiga pekan berhasil dibuka melalui kerja bakti warga RT 02/RW 08 Dusun Desa.

“Dengan modal patungan, kami sepakat menanami kacang tanah dan jagung manis. Hasil panennya nanti akan menjadi tambahan kas kelompok, yang selanjutnya kami gunakan untuk mengembangkan penanaman hortikultura di desa,” ujar Eli, Sabtu (9/8).

Ketua RT 02/RW 08, Herlian, menjelaskan bahwa pengerjaan lahan dilakukan secara gotong royong.

Warga laki-laki fokus membersihkan dan mengolah tanah, sementara ibu-ibu KWT Melati 1 bertugas menanam bibit.

Setelah mendapat izin dari pemilik lahan, warga segera memanfaatkannya agar tidak kembali terbengkalai.

Dalam proses penanaman, hadir Devi, anggota Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), yang memberikan pendampingan teknis.

Ia membimbing warga mengenai teknik bercocok tanam kacang tanah dan jagung agar hasil panen lebih optimal.

“Pendampingan seperti ini sangat penting, apalagi banyak warga yang baru pertama kali menanam di lahan seluas ini. Kami ingin memastikan setiap langkah dilakukan sesuai kaidah pertanian yang benar,” ujar Devi.

Tidak hanya penyuluh pertanian, mahasiswa KKN Universitas Perjuangan Tasikmalaya juga ikut serta membantu.

Kehadiran mereka memberikan tambahan tenaga dan semangat bagi warga. Mahasiswa terlibat langsung mulai dari proses pengolahan tanah hingga penanaman bibit.

Kepala Dusun Dusun Desa, Nana, menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi ini.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya menghidupkan lahan yang terbengkalai, tetapi juga berpotensi meningkatkan pendapatan warga dan membantu kelancaran pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Kepala Desa Sukajadi, H. Emo, yang turut hadir pada penanaman perdana, menegaskan bahwa dukungan berbagai pihak membuktikan bahwa ketahanan pangan bisa dicapai melalui kerja sama lintas elemen masyarakat.

“Produktivitas masyarakat meningkat, ketahanan pangan terbantu, dan hubungan antarwarga semakin erat,” ujarnya.

Ketua TP PKK Desa Sukajadi, Hj. Iis Trisnatin, juga memberikan dukungan penuh.

Ia menyebut bahwa penanaman kacang tanah dan jagung ini sejalan dengan program PKK Pokja III yang membidangi pangan dan pemanfaatan pekarangan.

Dengan adanya keterlibatan penyuluh pertanian dan mahasiswa KKN, program ini diharapkan tidak hanya menghasilkan panen yang melimpah, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran dan pemberdayaan bagi masyarakat Desa Sukajadi.

Lanjutkan Membaca
Back to top button