Berita

Antusiasme Warga Petirhilir dalam Reses Anggota DPRD Ciamis Asep Rahmat

58 / 100 Skor SEO

Warga Desa Petirhilir, Kecamatan Baregbeg, dengan penuh antusias menghadiri reses yang digelar oleh Anggota DPRD Ciamis, Asep Rahmat, SH, M.M, Selasa (11/02/2025).

Acara yang berlangsung di Aula Desa Petirhilir ini menjadi ajang diskusi interaktif antara masyarakat dan wakil rakyat mereka, dengan berbagai aspirasi dan permasalahan yang diutarakan secara langsung.

Sebagai anggota Komisi D DPRD Ciamis sekaligus bagian dari Fraksi PAN untuk Dapil VI, Asep Rahmat mendengarkan dengan seksama setiap keluhan dan pertanyaan dari warga.

Sesi diskusi berlangsung dinamis, mencerminkan tingginya harapan masyarakat terhadap peran legislatif dalam memperjuangkan kebutuhan mereka.

Salah satu isu yang mencuat dalam reses ini adalah terkait insentif bagi para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Ketua LPM Desa Baregbeg, Dadang Masoem, menyoroti bahwa mulai tahun 2025, insentif bagi guru PAUD tidak lagi dapat dianggarkan dari Dana Desa, yang tentu saja menimbulkan kekhawatiran di kalangan tenaga pendidik.

Di desa ini, kata Dadang, ada sekitar 40 guru PAUD yang mengajar di empat lembaga PAUD yang tersebar di beberapa titik.

“Sementara dari segi fasilitas, mayoritas masih menumpang di bangunan pendidikan lainnya. Oleh karena itu, kesejahteraan mereka menjadi hal yang harus diperhatikan,” jelas Dadang.

Dadang berharap agar ada solusi konkret dari pemerintah daerah untuk menjamin insentif para guru PAUD tetap tersedia.

Selain isu pendidikan, masalah infrastruktur juga menjadi perhatian utama dalam reses ini.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Petirhilir, Ayep, menyampaikan usulan terkait pembangunan sarana fisik guna mencegah banjir akibat luapan Sungai Cisepet.

Menurutnya, banjir ini kerap terjadi di poros utama jalan yang menghubungkan Sukadana-Rancah serta jalur menuju Dusun Pasir Kadu.

“Harus ada langkah konkret untuk menanggulangi luapan di sekitar Jembatan Petirhilir, karena dampaknya sangat mengganggu mobilitas masyarakat,” tegas Ayep.

Warga lainnya turut menyampaikan harapan agar pembangunan infrastruktur desa.

Seperti perbaikan jalan dusun dan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) sebagai penunjang ketahanan pangan, bisa lebih diperhatikan oleh pemerintah daerah.

Asep Rahmat yang didampingi oleh Eka Muntaha, perwakilan Fraksi PAN DPRD Ciamis, secara telaten mencatat dan merespons setiap pertanyaan serta masukan yang disampaikan oleh warga.

“Tentu saja, semua aspirasi yang telah disampaikan oleh Ibu dan Bapak sekalian akan kami teruskan kepada Pemerintah Kabupaten Ciamis agar bisa ditindaklanjuti,” ujar Asep.

Namun, Asep juga menegaskan bahwa dirinya tidak ingin memberikan janji yang tidak dapat dipenuhi.

Asep mengaku tidak akan berjanji muluk-muluk, tetapi ia percaya bahwa kunci keberhasilan dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat adalah komunikasi yang baik.

“Kita harus terus membangun komunikasi yang erat antara warga dan pemerintah. Selain itu, kebersamaan dan gotong royong dalam proses pembangunan juga sangat penting,” tambahnya.

Lebih lanjut, Asep menekankan bahwa desa memiliki peran yang sangat vital dalam pembangunan daerah.

“Desa adalah ujung tombak pembangunan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Oleh karena itu, komunikasi yang baik melalui forum seperti reses ini menjadi pintu masuk bagi kita semua untuk mencari solusi bersama,” katanya.

Asep, yang juga dikenal sebagai Direktur sebuah akademi maritim ternama di Cirebon serta seorang pengusaha rumah makan, menunjukkan kedekatannya dengan warga dalam suasana reses yang penuh kehangatan.

Ia berbaur tanpa sekat dengan masyarakat, mendengarkan keluhan mereka, dan memberikan tanggapan dengan bahasa yang mudah dipahami.

Reses ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk Kepala Desa Petirhilir, Obang, beserta jajaran perangkat desa, perwakilan BPD dan LPM, serta unsur keamanan dari Babinkamtibmas dan Babinsa.

Camat Baregbeg, Dede Hendara, juga hadir secara langsung untuk menyaksikan jalannya diskusi dan mendengar aspirasi warga.

Suasana reses berlangsung dinamis, dengan warga yang aktif menyampaikan pendapat dan harapan mereka.

Bahkan, baik sebelum maupun sesudah acara, komunikasi antara warga dan tim reses tetap terjalin secara spontan dalam semangat kekeluargaan.

Kehadiran tim reses Asep Rahmat yang sigap dan berdedikasi dalam mengelola jalannya acara semakin memperlancar diskusi.

Hal ini menunjukkan bahwa forum reses tidak hanya sekadar kegiatan formalitas, tetapi benar-benar menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyuarakan kebutuhan mereka secara langsung kepada wakil rakyat.

Dengan komitmen dan komunikasi yang terus terjalin, diharapkan setiap aspirasi yang disampaikan dalam reses ini dapat ditindaklanjuti secara nyata demi kemajuan Desa Petirhilir dan kesejahteraan warganya.

Lanjutkan Membaca
Back to top button